SATU DARI 1000 YANG TERPILIH

“Jika 1000 orang yang akan dipilih, sayalah salah satunya. Jika 100 orang yang akan dipilih, sayalah salah satunya. Jika 10 yang akan dipilih, sayalah salah satunya, dan jika hanya satu orang yang akan dipilih, sayalah satu itu.” (Fakhrul Ar-Razi)

Terpilih menjadi salah satu dari 1000 Guru Motivator Literasi (GML) serasa mimpi. Saya ikut mendaftar sebagai peserta sudah diujung Deadline. Flayer untuk seleksi peserta dikirim oleh kepala sekolah di grup, saya bintangi. Harapannya jika ada waktu, saya mendaftar. Hitung-hitung bisa menambah wawasan kepenulisan. Waktu pendaftaran dari tanggal 1 – 14 Agustus 2021. Ternyata, dasar saya mulai PDI (Penurunan Daya Ingat), batas pendaftaran saya lupa.

Ketika membuka status WA, saya tanpa sengaja membuka status WA teman dari Jawa Tengah yang memposting flayer GML. Waktu sudah menunjukkan pukul 20.00 wita. “Ya Allah… hari ini terakhir pendaftaran, saya belum mendaftar,” gumamku. Tanpa pikir panjang segera saya meluncur ke google chrome dan mengetik alamat pendaftaran. Ternyata syaratnya, harus memposting flayer dalam 3 Grup WA, mem-follow IG FIM dan subscribe channel youtobe FIM. Dalam waktu sekejap, semua syarat saya laksanakan.

Berselang sekitar 20 menit dari saya mengisi link pendaftaran, admin dari GML me WA, mengirimkan undangan untuk mengikuti sosialisasi dan seleksi guru motivator pada tanggal 15 Agustus 2021.

Acara sosialisasi dan seleksi dibuka langsung oleh Founder Forum Indonesia Menulis (FIM), Mas Fakhrul Ar-Razi. Saya membayangkan Mas Fakhri usianya 50 tahunan ke atas, ternyata ketika dipersilahkan oleh MC, orangnya masih muda, tapi karyanya sudah membumi. Buku-buku karyanya semua Best Seller. Menurutnya, gerakan literasi kita niatkan untuk menghadirkan kebaikan-kebaikan, mengajak untuk beramal saleh. Menulis merupakan salah satu jalan untuk berdakwah.

GML adalah program pengembangan literasi guna menunjang visi pendidikan Indonesia dengan melibatkan seluruh ekosistem sekolah untuk mewujudkannya. Dengan harapan melahirkan guru-guru penulis, produktif berkarya lalu menjadi motivator bagi siswa dan rekan di sekolah.

Syarat untuk lolos dalam seleksi ini yaitu peserta diberi challenge untuk menulis artikel dengan tema “Menerapkan Strategi Mengajar Inspiratif di Kelas.” Panjang tulisan sebanyak 3-4 halaman quarto. Batas pengiriman tanggal 22 Agustus 2021. Pengumuman peserta yang lolos seleksi pada tanggal 26 Agustus 2021.

Dari tema yang telah ditetapkan, judul artikel saya yaitu “Libatkan Allah dalam Mendidik.” Artikel ini megupas strategi saya saat menghadapi siswa yang semua guru melabeli dengan “Anak malas”. Dalam mengatasi peserta didik yang bermasalah, saya tidak lupa selalu melibatkan Allah. Karena hanya Allahlah yang mampu membolak-balikkan hati manusia.

Alhamdulillah dengan artikel itulah, akhirnya saya dinyatakan menjadi salah satu dari 1000 orang guru yang terpilih menjadi GML. Dari informasi MC, bahwa peserta yang mendaftar sebanyak 6.400 orang. Kegiatan selanjutnya yaitu mengikuti Training of Coach (TOC).

Semoga dengan terpilihnya menjadi salah satu GML lebih termotivasi untuk selalu berkarya dalam bidang literasi.

Palu, 26 Agustus 202

sumber berita: https://emiindra051440.gurusiana.id/article/2021/08/satu-dari-1000-yang-terpilih-2606992?bima_access_status=not-logged

Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia