INI KEMAMPUAN DASAR IT YANG WAJIB BAGI GURU PAI

Padang_Menjadi guru dijaman digital harus memiliki kemampuan di bidang IT. Meskipun berasal dari masa “kolonial” namun guru PAI harus mampu melayani siswa-siswanya yang berasal dari jaman digital. Mungkin menjadi pertanyaan, apa saja kemampuan dasar guru PAI di bidang IT yang harus dikuasai?

Menjawab pertanyaan ini Ketua DPW AGPAII Sumatera Barat, Rimelfi memberikan beberapa kemampuan dasar IT yang wajib dikuasai guru PAI. Artinya, dengan menguasai beberapa kemampuan berikut ini seorang guru PAI sudah dapat dikatakan sebagai “guru PAI digital” yang siap melayani generasi digital. Mau lebih dari itu tentunya disilakan, tinggal mengasah kemampuan diri.

Rimelfi, Ketua DPW AGPAII Sumatera Barat (http://rimelfi.gurusiana.id/)

Lebih lanjut Uda Melfi menuliskan dalam posting WA-nya bahwa kemampuan yang dimaksud meliputi :

1. Memahami dan mampu mengoperasikan surat elektronik atau email. Penyedia layanan email cukup banyak seperti Gmail, Yahoo, Microsoft, dsb. Kemampuan mengoperasikan email meliputi bisa login, tidak lupa password, bisa cek email masuk, bisa mengirim atau membalas email, dsb. Namun demikian guru juga harus mampu mengatasi masalah bila lupa password email atau minta bantuan kepada teman.

2. Mampu membuka fitur2 email/gmail, bisa membuka drive dan bisa membuka dan memahami serta mengoperasikan fitur-fitur drive seperti  G-Form, Spreedsheet, G-Slide/Ppt., G-Sites, G-Classroom, G-Document, Akun Youtube, dll.

3. Aktif akun belajar.id & dapat memanfaatkan fitur-fiturnya.

4. Memahami dan mampu mengoperasikan dengan cerdas berbagai media sosial seperti Whatsapp, Telegram, Instagram, Facebook, Youtube, dll. Kecerdasan mendasar dalam bermedsos adalah mampu menyaring informasi yang diterima, menilai kebenaran informasi yang disampaikan untuk menghindari penyebaran berita bohong (hoaks) serta tidak mudah meneruskan atau memforward posting tanpa memahami isinya.

5. Memahami dan mampu mengoperasikan berbagai Learning Management System (LMS) seperti : AGPAII DIGITAL, Rumah Belajar, Google Workspace, Microsoft  Teams, moodle dll.

6. Mampu mengaktivasi & memvalidasi akun DAPODIK, EMIS, SIAGA, SIMPKB dan Komunitas, AGPAII DIGITAL, belajar.id. dan MySapkbkn (bagi PNS)

7. Melek dan update informasi yang dishare melalui kanal-kanal relevan dan resmi.

8. Mempelajari pengolahan data terkait materi PAI seperti aplikasi penghitung zakat, waris, dll.

Sedangkan untuk meningkatkan diri di bidang IT, guru PAI dapat menambah kemampuan membuat unsur-unsur pembelajaran PAI yang berbasis digital, diantaranya pembuatan media pembelajaran, metodologi pembelajaran, aplikasi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, dsb.
Kecenderungan lain generasi digital adalah gemar bermain game yang pasti digital. Oleh karena itu guru PAI harus menguasai pembuatan ujian bernuansa ngegame atau gamifikasi, seperti Quizziz, Kahoot, Wordwall, dll dan jangan lupa terhadap fitur evaluasi pada AGPAII Digital.
Peningkatan kompetensi tersebut dapat diperoleh melalui pelatihan, tutorial di youtube maupun bertanya kepada teman.
Rajin-rajinlah mengulik toko-toko aplikasi seperti PlayStore, AppStore, Google Store dan mengolahnya secara kreatif agar dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran.
Selanjutnya produk-produk yang dibuat dapat dimuat di kanal youtube pribadinya. Disamping berbagi ilmu, secara ekonomis dapat menjadi sumber pasif income yang dapat menambah keesejahteraannya.
Selamat mendigital (*)

Image feature disediakan oleh pendidikan.id

 

Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia