MENGUATKAN CCT PADA PAI, AGPAII GELAR REVIEW POLICY BRIEF

Jakarta_Sebagai tindak lanjut monitoring penguatan critical and creative thinking (CCT) pada mapel PAI, AGPAII menggelar diskusi terbatas. Kegiatan yang difasilitasi Subdit PAI SMA/SMK LB Kemenag RI ini berlangsung di ruang rapat Ditjen Pendis Lapangan Banteng, Senin (06/03/23).

Acara ini dihadiri oleh Direktur PAI Amrullah, Kasubdit PAI SMA/SMK LB Adib Abdussomad, Stafsus Kemendikbud Ristek Aprida Sondang, dan perwakilan UNDP. Peserta lainnya dari ahli pedagogik, ahli kurikulum, Wahid Foundation, Dindik Kab. Bogor, dan guru PAI yang terlibat dalam monitoring.

Diskusi terbatas ini dimaksudkan untuk memperbaiki policy brief atau rumusan usulan kebijakan kepada instansi terkait dalam hal ini Kemenag wabil khusus Direktorat PAI.  Demikian ujar Ketua Dewan Pembina AGPAII, Mahnan Marbawi.

“Usulan kebijakan ini merupakan usulan yang kami ajukan sebagai tindak lanjut monitoring untuk penguatan CCT pada PAI,” tegas Ketum AGPAII 2017-2022 ini.

Acara ini dibuka oleh Direktur PAI, Amrullah. Dalam kesempatan ini Dirpai menegaskan bahwa ketrampilan berfikir kritis dan kreatif sangat penting agar siswa terhindar dari paham-paham yang salah tentang Islam.

Ketua Dewan Pembina AGPAII, Direktur PAI, Kasubdit PAI SMA/SMK, dan Kasubdit PAI TK/PAUD dan Pengawas

Dalam kesempatan ini Kasubdit menyampaikan penghargaan atas piloting CCT dan pihaknya mendukung hal ini.

Sementara itu Stafsus Kemendikbudristek juga menyampaikan inisiatif AGPAII bersama UNDP.

“Inisiatif ini sejalan dengan Kurmer yakni Profil Pelajar Pancasila dan berfikir kritis,” ujar Aprida.

Ia juga menyampaikan pentingnya mengemas pertanyaan yang memancing siswa dapat berfikir kritis.

Adapun rekomendasi yang diajukan, pertama menganalisis Kurmer PAI untuk menggali penguatan CCT. Kedua, integrasi CCT pada pelatihan PPKB dan in house training, dan ketiga, perluasan piloting CCT kepada guru dan pelibatan pengawas.[]

 

Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia