SEKELUMIT PERJUANGAN PESERTA PPKB GPAI (Catatan kecil Kegiatan TOT PPKB GPAI tahun 2021)

Bandung_Training of Trainer (ToT) bagi calon Pelatih Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru PAI telah dilaksanakan oleh Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) di Bandung, (8-15/12). Peserta ToT adalah para calon peserta yang dinyatakan lulus setelah mengikuti serangkaian seleksi via daring tanggal 24 – 31 Oktober 2021. Rangkaian seleksi tersebut meliputi portofolio, tes CBT dan wawancara.

Sebanyak 1.345 guru dan pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) mengikuti seleksi tahap pertama, yakni lulus Berkas Portofolio. Seleksi tahap kedua yaitu Tes Berbasis Komputer (CBT) dan dinyatakan lulus ada 989 peserta. Seleksi tahap ketiga tes wawancara oleh para pengembang Kurikulum tanggal 30 dan 31 Oktober 2021. Akhirnya pada tanggal 3 Desember 2021 di umumkan hasil dari ketiga tahapan tes tersebut, yakni sebanyak 437 orang dinyatakan lulus yang dilanjutkan dengan mengikuti ToT.

Direktur PAI Kemenag RI. H. Amrullah mengatakan, seleksi ini merupakan langkah tepat untuk mendapatkan kompetensi dan penguasaan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), serta teknis pembelajaran yang efektif, interaktif, dan komunikatif. Dikatakan Amrullah, peningkatan kompetensi guru PAI merupakan bagian dari upaya Kemenag dalam peningkatan kualitas beragama dan juga moderasi beragama. Sehingga pelatih yang memiliki kompetensi tentunya akan berdampak pada kualitas guru PAI.

Dikutip dari Berita Pendis Kemenag go.id Kabupaten Bogor, dari 8 peserta Kab. Bogor terdapat 4 peserta yang lulus, yakni Dr. H. Ijen Zainal Abdidin, M.Ag. (Pengawas PAI Kab. Bogor), Rakhmi Ifada, S.Ag, M.PdI (GPAI SMAN. 1 Cigombong Kab. Bogor), Syarifah Alawiyah, M.Pd. (GPAI SMKN 1 Bojonggede), Syamsul Wardani M.Pd, (GPAI SMPN 1 Cariu). Sebagai nominasi Lulus Seleksi Pelatih PKB GPAI pada surat pengumuman yang ditujukan ke pada Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Cq. Kabid PAI/PAPKIS/PENDIS tanggal 02 Desember 2021, sekaligus pemanggilan peserta yang akan mengikuti kegiatan ToT Calon Pelatih PKB GPAI Tahun 2021 yang dilaksanakan pada Tanggal 08 s/d 15 Desember 2021 di Hotel Horison Bandung.

Dari hasil pengumuman yang sudah dibagikan oleh Tim Kabid PAI/PAPKIS/PENDIS Kanwil Provinsi Jawa Barat kami juga mendapat ucapan selamat dari Bapak Kakanwil dan Kabid PAPKIS Kanwil Provinsi Jawa Barat.

Peserta mengikuti ToT di UIN Bandung (Sumber: fb Rahmi Ifada)

Pada tanggal 3 sampai 8 Desember bersamaan dengan kegiatan PAS semester ganjil di SMAN 1 Cigombong Bogor, di satu sisi untuk mengikuti kegiatan Pelatihan yang dilaksanakan pada Tanggal 8 sampai 15 Desember 2021. Dengan niat menuntut ilmu dan berbekal surat tugas dari KASI PAIS Kab. Bogor dengan dorongan dan motivasinya, kami berangkat menuju tempat kegiatan. Perjalanan dari Bogor ditempuh kurang lebih 5 jam 30 menit, tepat pukul 17.00 kami sampai di Hotel Horison Bandung.

Kami peserta langsung menyiapkan administrasi, registrasi di meja panitia serta check in masuk kamar, persiapan yang saya lakukan yakni  makan malam, mandi, ganti pakaian dan segera masuk ballroom untuk persiapan pembukaan seremonial TOT PPKB GPAI.

Pembukaan ToT dihadiri oleh Dirjen Pendis, Rektor UIN Sunan Gunung Jati, Direktur PAI dan jajaran pejabat Ditpai. Pada kesempatan tersebut disampaikan teknis kegiatan oleh Ilham, Ketua Panitia yang juga sebagai Kasubdit PAI Dasar.

Pada kesempatan tersebut, Dirjen Pendis, Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdani mengajak guru PAI  untuk menjadi agen moderasi beragama dengan menghadirkan nilai-nilai moderasi dalam kontek berbangsa dan bernegara. Lebih lanjut Ramdani mengatakan bahwa tantangan Guru Pendidikan Agama Islam semakin kompleks, diantara tantangan tersebut adalah menjadi penting bagi setiap manusia di abad 21 menyikapi sebuah tantangan, hari ini kita perlu larut dalam sebuah dimensi baru memberi nuansa dan warna baru dalam proses pendidikan. Orang yg selaras adalah yg mampu melakukan adaptasi, peduli terhadap peserta didik, melihat sesuatu dengan kajian yang luas dan mengajarkan dengan cinta kepada peserta didik.

Dunia realitas bahwa sebuah konsep belajar sepanjang hayat, berhentinya belajar berarti kematian. Orang yg terpelajar adalah pemilik masa lalu, orang yang belajar pemilik masa depan. Untuk mencerdaskan anak bangsa, hari ini diperlukan upaya- upaya briliant menggulirkan pemodelan belajar futuristik. Demikian pungkas Ramdani.

Pada kesempatan yang sama Direktur PAI Kementerian Agama, Amrullah, mengatakan Peserta PPKB-GPAI yang dilakukan Direktorat Pendidikan Agama Islam tahun ini berjumlah 437 Calon Peserta Training of Trainers (ToT) Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Pendidikan Agama Islam (PKB-GPAI).

Kegiatan ToT dilaksanakan bekerjasama dengan LPTK Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, dengan narasumber terdiri dari para dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan juga tim Pelatih Nasional/tim pengembang kurikulum PPKB-GPAI Tahun 2021.

Berharap banyak pelatih PPKB GPAI yang berkiprah di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kompetensi GPAI di daerah-daerah. (rakhmi)

(Bersambung)

Kontributor : Rakhmi Ifada

Sumber foto : Fb Rahmi Ifada

#direktoratpai

#gurupaimoderat

#totppkbpai2021

#gurupelopormoderasiberagama

#gpmagpaii

 

 

Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia